musik hardcore

Hardcore..! Kata yg sering disebut banyak orang terutama kaum remaja ini sebenarnya bukan hanya sekedar jenis musik saja, melainkan sebuah perasaan yg peka atau kuat yg di sertai dngn prilaku berdasarkan kecintaan terhadap hidup. Tepatnya sebuah emosi jiwa. Arti kata dari hardcore ini adalah ‘yang paling’ atau ‘intisari’.. Tapi bukan intisari / inek, merk minuman. 
Arti lain dr hardcore mrupakan suatu bentuk ekspresi yg di keluarkan dlm bentuk gaya hidup dgn pemikiran kedepan & perhatian mereka terhadap lingkungan hidup. Hardcore juga merupakan gaya hidup, tingkah laku, komunitas terbuka, perasaan, emosi jiwa, kebersamaan, persatuan & kesatuan, persahabatan sejati, persaudaraan yg tidak memandang segi hal apapun. 
Asal muasal maraknya musik hardcore yaitu sekitar tahun 1970 & awal tahun 1980-an, di Amerika terdapat sekelompok anak muda yg terdiri dari remaja2 miskin yg mencari nafkah sebagai buruh, beberapa di antara mereka adalah skateboarder jalanan, gangster atau preman & beberapa remaja lainnya rata2 pengangguran yg putus sekolah. Mereka semua ini penggemar berat musik punk rock & oi.! & mereka punya grup band beraliran sama. Para remaja inilah yg nantinya jadi pondasi awal sejarah pergerakan komunitas hardcore di dunia. 
Musik hardcore banyak yg menyebut sebagai musik underground, karena kebanyakan komunitas ini tidak di publikasikan kepada masyarakat luas. Orang tidak akan mengenal siapa saja yg bergerak di balik musik hardcore ini. Karena musik mereka tidak memiliki karakter yg subjektif, musik punk di sini dpt di publikasikan & dpt dikenal dari ciri khas & style mereka. Dan komunitas hardcore ini tidak memandang profesi, siapa & dari mana asal & usia mereka itu. 
Pendiri aliran musik hardcore ini terdiri dari 3 band, yaitu: 

Pertama, yaitu Bad Brain yg menyebarkan aliran hardcore dgn mengadakan konser2 di sebagian kota, sehingga musik hardcore mulai di kenal oleh khalayak & masyarakat luas. 

Kedua yaitu Bad Flag, band ini mulai membentuk musik hardcore dengan merubah aransmen lagu step by step menjadi lebih cepat, sehingga hardcore memiliki karakter musik ter sendiri. 

Dan ketiga yaitu Minor Threat, pada band inilah nampak jelas perbedaan antara musik punk & hardcore, Minor Threat menyerukan Straight Edge kepada komunitasnya yaitu dgn mengajak komunitas hardcore untuk hidup lebih positif. Karena pada era tahun 1970-an banyak para remaja yg mati sia – sia akibat penggunaan Narkoba yg kelewat batas. 
Straight Edge kemudian di pecah menjadi dua bagian, yaitu bagian positif yg merupakan pengikut dari kalangan vegetarian & anti rokok, sedangkan bagian yg negatif.. Ya, kebalikannya donk…!

Tentang fajripradadista91

Go it the flow!!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s